Berita Muratara – Viral di media sosial sebuah unggahan yang menyebutkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, dalam kondisi busuk dan berjamur.
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun bernama Muhamad Hadi pada Rabu (11/2/2026) dan menuai beragam tanggapan dari warganet.
Menanggapi hal itu, tim Berita Muratara melakukan penelusuran dan konfirmasi langsung ke pihak pengelola, termasuk kepada Kepala SPPG Desa Sungai Jauh.
Kepala SPPG Desa Sungai Jauh membenarkan telah melihat video yang viral di sejumlah grup media sosial. Namun, ia menegaskan informasi yang beredar tidak benar.
“Ya, kami sudah melihat video yang viral itu. Disebutkan bahwa menu yang kami sajikan sudah busuk dan berjamur. Hal itu tidak benar,” tegasnya.
Ia menjelaskan, menu yang disebut dalam unggahan tersebut merupakan menu pada Sabtu (7/2/2026), yakni ayam woku kemangi. Sedangkan pada Rabu (11/2/2026), menu yang disajikan berbeda, yaitu ayam rica-rica, tumis buncis, dan jamur tiram.
Pihak sekolah juga memberikan klarifikasi terkait video yang beredar. Dewan guru SD Negeri 1 Surulangun membenarkan bahwa pada Sabtu (7/2/2026), seorang siswa yang merupakan anak dari pemilik akun membawa wadah salinan berwarna merah untuk menyalin menu MBG.
Namun, wadah tersebut tertinggal di dalam laci sekolah dan baru dibawa pulang pada Rabu (11/2/2026). Kondisi itulah yang kemudian direkam dan diunggah ke media sosial.
“Benar, pada hari Sabtu tersebut anak didik kami membawa wadah salinan warna merah untuk menyalin menu MBG, lalu tertinggal di sekolah dalam laci dan baru dibawa pulang hari ini,” ujar salah satu guru.
Atas beredarnya informasi yang dinilai prematur tanpa klarifikasi kepada pihak pengelola, manajemen Dapur Sungai Jauh menyatakan tidak akan tinggal diam.
“Kami tidak akan berdiam diri. Kami akan menempuh upaya hukum,” tegas pihak pengelola.(Zm)
Pewarta: Zm
Editor : Ario






