Iklan

Iklan

,

Iklan

 

Dinilai Tak Kesatria, Muhamad Hadi Seret Nama Guru SDN 1 Surulangun dalam Polemik MBG

Berita Muratara
Sabtu, 14 Februari 2026, 00.48.00 WIB Last Updated 2026-02-13T17:48:56Z

 


BERITA MURATARA, Rupit – Sikap mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara sekaligus Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Hadi, kembali menjadi sorotan publik.


Pasalnya, dalam pernyataannya kepada salah satu media usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Pidsus, Jumat (13/02/2026), Muhamad Hadi dinilai menyudutkan tenaga pendidik di SDN 1 Surulangun agar turut meminta maaf dalam polemik dugaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berjamur dan busuk.


“Saya tidak pernah menyinggung mereka. Kalau guru hendak klarifikasi sama-sama, tidak masalah, boleh,” ujar Muhamad Hadi.


Ia bahkan menegaskan bahwa guru juga harus meminta maaf karena dinilai lalai dalam pengawasan. “Bukan berarti saya menyalahkan, dan dari sebelumnya saya katakan soal pengawasan,” tambahnya.


Terkait laporan yang dilayangkan pihak SPPG, Muhamad Hadi menyatakan tidak mengetahui secara pasti dasar pelaporan tersebut. “Kalau dia (SPPG) lapor silakan, akan lihat apa yang dilaporkannya. Kalau memang merasa dirugikan,” ujarnya.


Namun, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan video yang sempat viral di media sosial. Dalam video itu, Muhamad Hadi secara tegas meminta pengawas dan dewan guru untuk lebih ketat mengawasi makanan yang diterima murid.


“Kalau seperti ini bukan bergizi, akan membunuh anak kami,” ucapnya dalam video tersebut.


Ia juga menyampaikan, “Mohon maaf anak kami tidak kekurangan gizi ya.”


Pernyataan-pernyataan itu kini memicu perdebatan di tengah masyarakat. Sebagian pihak menilai sikap Muhamad Hadi tidak mencerminkan sikap kesatria karena dinilai berusaha menyeret tenaga pendidik dalam polemik yang sebelumnya ia sampaikan secara terbuka melalui media sosial.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak guru SDN 1 Surulangun terkait pernyataan tersebut.(Zm) 

Pewarta: Zm

Editor : Ario 

Iklan