Berita Muratara, PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan komitmen penegakan hukum yang tegas, profesional, dan terukur dalam momentum Safari Ramadhan 1447 H bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan di Masjid Al-Adli Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menekankan bahwa stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadhan menjadi prioritas utama Polda Sumatera Selatan. Seluruh potensi gangguan kamtibmas, konflik sosial, aksi premanisme, peredaran narkotika, hingga kriminalitas jalanan dipastikan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, Ramadhan merupakan periode dengan intensitas aktivitas masyarakat yang meningkat signifikan, terutama pada malam hari. Karena itu, Polda Sumsel memperkuat patroli terpadu, pengamanan rumah ibadah, deteksi dini potensi konflik, serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas soliditas Forkopimda yang terus terjaga. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama keberlanjutan pembangunan daerah.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci mewujudkan Sumsel Zero Conflict. Stabilitas adalah syarat mutlak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menindaklanjuti komitmen tersebut, Kapolda memastikan pendekatan preventif tetap dikedepankan. Namun, apabila ditemukan pelanggaran hukum, tindakan represif akan dilakukan secara cepat, proporsional, dan transparan.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa komitmen Zero Conflict bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret di lapangan.
“Kapolda menegaskan tidak ada ruang bagi pihak mana pun yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan selama Ramadhan. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan proporsional demi menjamin rasa aman masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh jajaran Polres telah diinstruksikan untuk meningkatkan patroli malam, pengawasan di titik-titik rawan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mencegah eskalasi konflik sosial.
Safari Ramadhan yang diawali dengan salat Isya berjamaah, tausiyah, dan tarawih bersama itu turut dihadiri Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana.
Soliditas Forkopimda Sumsel dalam momentum Ramadhan ini mencerminkan komitmen kolektif menjaga supremasi hukum dan memastikan masyarakat Sumatera Selatan dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tertib.(rls)
Pewarta: Zm
Editor : Ario






