Berita Muratara JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto secara terbuka menginstruksikan Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari untuk mengumpulkan sejumlah video yang memuat tudingan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bentuk penghinaan terhadap bangsa Indonesia.
Instruksi tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SPPG dan gudang ketahanan pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
“Pak Qodari, tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, ‘MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia’,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Presiden menilai narasi tersebut perlu didokumentasikan sebagai bagian dari evaluasi dan klarifikasi terhadap berbagai tudingan yang berkembang di ruang publik. Ia menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta memperkuat ketahanan sumber daya manusia ke depan.
Muhammad Qodari yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Presiden dikenal sebagai analis politik dan pendiri lembaga survei Indo Barometer sebelum dipercaya bergabung di lingkaran Istana. Dalam kapasitasnya, KSP bertugas membantu Presiden dalam pengawalan program prioritas nasional dan komunikasi kebijakan publik.
Berdasarkan laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Qodari tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp 261 miliar, yang terdiri dari aset tanah dan bangunan, kendaraan, surat berharga, serta kas dan setara kas.
Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah konkret yang akan diambil setelah pengumpulan video tersebut. Namun, Istana memastikan program MBG tetap berjalan sesuai target dan menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo.(red)
Pewarta: Zm
Editor : Ario






