Berita Muratara, PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menghadiri langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Bidang Operasional Kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin Kapolri di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Rakor nasional tersebut dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan digelar di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta. Kegiatan ini membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dalam rangka pelayanan Idulfitri 1447 Hijriah.
Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., bersama para Pejabat Utama (PJU) mengikuti jalannya rakor secara daring dari Ruang Video Conference Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.
Rakor dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor STR/447/II/OPS.1.1./2026 tanggal 24 Februari 2026 tentang kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Forum ini dihadiri para Kapolda se-Indonesia serta kementerian/lembaga terkait guna menyamakan persepsi dan strategi pengamanan nasional.
Dengan kehadiran langsung di Jakarta, Kapolda Sumsel memastikan kebijakan strategis dan arahan Kapolri dapat diterjemahkan secara cepat, tepat, dan presisi di wilayah Sumatera Selatan.
Di tingkat daerah, Wakapolda Sumsel memimpin konsolidasi internal bersama seluruh PJU Polda Sumsel, termasuk unsur Biro Ops, Direktorat Lalu Lintas, Samapta, Brimob, dan fungsi pendukung lainnya.
Pelaksanaan Rakor Linsek di Mapolda Sumsel turut menghadirkan unsur Forkopimda dan instansi strategis, antara lain perwakilan Gubernur Sumatera Selatan, Danrem 044/Gapo, perwakilan Pangdam II/Sriwijaya, Danlanal dan Danlanud Palembang, Dinas PU, Dishub, Disperindag, Dispar, Kemenag, BPBD, Basarnas, BMKG, PT Pertamina, PT Jasa Marga, serta Jasa Raharja.
Keterlibatan lintas sektor ini memperkuat pendekatan kolaboratif dalam menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.
Operasi Ketupat Musi 2026 dirancang sebagai operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan publik, keselamatan lalu lintas, serta stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa kesiapan pengamanan Idulfitri harus dilakukan secara terintegrasi.
“Seluruh unsur harus bergerak dalam satu komando. Operasi Ketupat Musi 2026 adalah bentuk pelayanan terbaik kita kepada masyarakat,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa konsolidasi pusat dan daerah berjalan solid.
“Kehadiran langsung Kapolda di Jakarta dan kesiapan jajaran di Mapolda Sumsel menunjukkan bahwa pengamanan Idulfitri 1447 H dilaksanakan secara serius, terukur, dan terkoordinasi,” ujarnya.(rls)
Pewarta: Zm
Editor : Ario






