Iklan

Iklan

,

Iklan

 

Ramadan Damai di Muratara, Kasat Pol PP Ajak Pedagang dan Pengendara Hormati Ibadah Puasa

Berita Muratara
Kamis, 26 Februari 2026, 15.40.00 WIB Last Updated 2026-02-26T08:40:12Z



Berita Muratara, RUPIT – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana religius mulai terasa di sejumlah wilayah, termasuk di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara. Untuk menjaga kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Muratara, Sumedi, SH, mengeluarkan imbauan kepada pelaku usaha dan masyarakat agar bersama-sama menciptakan suasana tertib dan kondusif.


Sumedi menegaskan, selama bulan Ramadan, para pedagang warung nasi maupun warung kopi yang tetap beroperasi pada siang hari diminta menutup bagian depan tempat usahanya dengan tirai atau layar penutup. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.


“Kami tidak melarang masyarakat mencari rezeki. Silakan tetap berjualan, namun kami imbau agar menggunakan penutup atau tirai di bagian depan warung. Ini semata-mata untuk menghargai saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah puasa,” ujar Sumedi saat ditemui di sela kegiatan patroli rutin.


Menurutnya, kebijakan tersebut bukan pembatasan aktivitas ekonomi, melainkan upaya menjaga toleransi dan ketertiban umum selama Ramadan. Ia memastikan, jajaran Satpol PP akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam melakukan pengawasan.



Selain imbauan kepada pelaku usaha, Satpol PP juga memberi perhatian terhadap ketertiban lalu lintas, khususnya pada malam hari saat umat Islam melaksanakan salat tarawih.


Sumedi mengimbau para pengendara sepeda motor untuk tidak menggunakan knalpot brong atau yang dikenal dengan istilah “knalpot jembrong”, karena suara bisingnya dinilai dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.


“Kami minta kepada para pengendara agar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan suara keras. Saat umat Islam sedang melaksanakan salat tarawih, tentu dibutuhkan suasana yang tenang dan nyaman,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama Ramadan.


“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita jaga sikap, saling menghormati, dan menciptakan lingkungan yang harmonis. Dengan kebersamaan, insyaAllah ibadah kita akan semakin khusyuk dan penuh makna,” pungkasnya.


Dengan adanya imbauan ini, diharapkan suasana Ramadan 1447 H di Muratara dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan penuh toleransi, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta ibadah dengan nyaman.(ADV) 

Pewarta: Zm 

Editor : Ario 

Iklan